Jumat (23/1), Palang Merah
Indonesia (PMI) Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Pra Musyawarah Kerja
Kabupaten (Pra Mukerkab) Tahun 2026 di Ruang Rapat Kantor Bupati Buleleng.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Buleleng sekaligus Ketua PMI
Kabupaten Buleleng, Gede Supriatna, S.H., ini bertujuan untuk mengevaluasi
pelaksanaan program tahun 2025 sekaligus menyusun perencanaan tahun depan.
Dalam sambutannya, Wabup
Supriatna menegaskan komitmen PMI untuk terus memperkuat koordinasi,
transparansi, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program kerja. Forum
strategis yang dilaksanakan seiring berakhirnya tahun anggaran 2025 ini
dihadiri oleh sejumlah pejabat dan unsur penting PMI. Turut hadir Sekretaris
DPRD Buleleng, Kepala BKPSDM Buleleng, Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Wakil
Ketua PMI, jajaran Pengurus PMI, Pimpinan Unit Donor Darah (UDD), serta
Koordinator Forum Relawan (Forel) PMI Kabupaten Buleleng.
Kepala Dinas Kesehatan
Kabupaten Buleleng dr. Sucipto, S.Ked., M.A.P., yang juga merupakan pengurus
PMI, hadir langsung dalam rapat evaluasi tersebut. Dalam rapat dibahas berbagai
agenda penting, terutama evaluasi menyeluruh terhadap program kerja PMI tahun
2025. Selain itu, forum ini juga menjadi ajang untuk menyusun Rencana Anggaran
Belanja (RAB) PMI Kabupaten Buleleng untuk tahun 2026.
Melalui Pra Mukerkab ini,
Wabup Supriatna berharap seluruh unsur PMI dapat memberikan masukan yang
konstruktif. "Guna meningkatkan kualitas pelayanan kemanusiaan kepada
masyarakat, serta menghasilkan program-program yang responsif terhadap
kebutuhan kemanusiaan di Kabupaten Buleleng," harapnya.
Pada kesempatan yang sama,
Wabup Supriatna juga menekankan pentingnya penyelenggaraan kegiatan donor darah
secara rutin. Dia menginstruksikan kepada Kepala BKPSDM beserta seluruh
pengurus dan kepala dinas untuk mendukung pelaksanaan donor darah setiap tiga
bulan sekali di lingkungan masing-masing. Langkah ini diharapkan dapat menjaga
ketersediaan stok darah bagi masyarakat Buleleng yang membutuhkan.