(0362) 21789
dinkes@bulelengkab.go.id
Dinas Kesehatan

Bidang Kesmas Dinkes Buleleng Laksanakan Validasi Data KIA Tahun 2025 dan Rencana Kerja 2026

Admin dinkes | 09 Januari 2026 | 14 kali

Jumat (9/1), Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Tim Kerja Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), melaksanakan kegiatan validasi data Program KIA Tahun 2025 sekaligus pembahasan rencana kerja Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memastikan keakuratan data serta penguatan perencanaan program KIA ke depan.

Berdasarkan hasil validasi yang dilakukan, capaian Program KIA Tahun 2025 secara rata-rata per indikator mencapai 89 persen. Capaian tersebut menunjukkan kinerja program yang cukup baik, meskipun tetap diperlukan penguatan pada beberapa aspek pelayanan.

Terkait data kematian ibu, tercatat sebanyak 6 kasus berdasarkan alamat meninggal, 8 kasus berdasarkan alamat KTP, dan 5 kasus berdasarkan alamat domisili. Pelaporan data kematian ibu ke Kementerian Kesehatan dilakukan berdasarkan alamat domisili sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, angka kematian bayi menunjukkan kecenderungan menurun, meskipun penurunannya belum signifikan. Data mencatat 82 kasus berdasarkan alamat meninggal, 105 kasus berdasarkan alamat KTP, dan 82 kasus berdasarkan alamat domisili.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas bahwa kegiatan penginputan data SIGIZI Kesga di Puskesmas masih memerlukan pendampingan dan penguatan kembali agar pelaporan dapat berjalan optimal dan tepat waktu.

Selain itu, pada tahun 2026 akan dilakukan penguatan kegiatan skrining Bayi Baru Lahir (BBL) dengan penambahan dua parameter, yaitu tes konfirmasi G6PD dan S-HAK. Saat ini, mekanisme pelaksanaan masih dalam tahap penyusunan kerja sama dengan Labkesda Jakarta dan RS Soetomo. Untuk mekanisme pengiriman sampel dan pelaporan hasil, masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat dan laboratorium rujukan.

Sebagai dasar perencanaan program KIA Tahun 2026, estimasi sasaran akan menggunakan data Pusdatin agar perencanaan lebih akurat dan terintegrasi.

Melalui kegiatan validasi data dan perencanaan ini, diharapkan pelaksanaan Program KIA di Kabupaten Buleleng dapat terus ditingkatkan guna mendukung upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi serta peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak.