Senin (13/1), Dinas
Kesehatan Kabupaten Buleleng melalui Tim Kerja Promosi Kesehatan dan
Pemberdayaan Masyarakat (Promkes dan PM) melaksanakan pertemuan validasi data
Promkes dan PM bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng. Kegiatan
ini diikuti oleh 20 orang petugas Promkes dari Puskesmas se-Kabupaten Buleleng.
Pertemuan ini bertujuan
untuk menyamakan persepsi serta memvalidasi data kegiatan Promkes dan PM
sebagai dasar perencanaan dan pelaksanaan program kesehatan masyarakat ke
depan.
Dari hasil pertemuan,
diperoleh beberapa poin penting, di antaranya data Posyandu tahun 2025 tercatat
sebanyak 708 Posyandu. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun
2024 yang berjumlah 718 Posyandu. Penurunan ini disebabkan adanya penggabungan
(merger) beberapa Posyandu di wilayah kerja Puskesmas.
Selain itu, pada tahun 2026
direncanakan akan dilaksanakan pelatihan digital kader Posyandu sesuai dengan
jadwal yang telah disepakati. Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut,
petugas Puskesmas diharapkan mulai melakukan pendataan, persiapan, serta
pendampingan terhadap kader Posyandu yang akan mengikuti pelatihan.
Dalam pertemuan tersebut
juga disepakati bahwa pelaksanaan Survei Perilaku Hidup Sehat (PHS) untuk
sementara tetap dilaksanakan mengacu pada petunjuk teknis Perilaku Hidup Bersih
dan Sehat (PHBS), sambil menunggu terbitnya petunjuk teknis terbaru PHS dari
pemerintah pusat.
Melalui kegiatan ini,
diharapkan data Promkes dan PM yang valid dan akurat dapat mendukung
peningkatan kualitas perencanaan program serta penguatan peran Promosi
Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Buleleng.